PROMO BONUS AGEN BOLA - Juara EPL Musim Ini, Sahamnya Pernah Dimiliki Oleh Indonesia Loh! - Leicester City memastikan keluar sebagai juara English Premier League EPL) atau Liga Igris untuk kali pertama dalam sejarah. (PROMO AGEN BOLA) Ini terjadi setelah Tottenham yang berada di urutan kedua hanya mampu main imbang 2-2- melawan Chelsea.
![]() |
| Juara EPL Musim Ini, Sahamnya Pernah Dimiliki Oleh Indonesia Loh! |
PROMO AGEN CASINO - Semula Tottenham perlu menang melawan Chelsea untuk dapat mengejar selisih angka dengan pemimpin klasemen, Leicester City. Tetapi dengan hasil imbang dalam pertandingan di kandang Chelsea pada Senin malam (02/05) waktu Inggris ini atau Selasa dini hari, maka Tottenham tak mampu mengejar ketertinggalan itu.
Dengan koleksi 70 poin, Tottenham sudah tak mungkin lagi mengejar defisit tujuh angka dari Leicester dengan dua laga tersisa.
Terlepas dari sukses fenomena Leicester itu, ternyata usut punya usut klub ini sebagian sahamnya pernah dimiliki oleh pengusaha Indonesia.
Adalah mantan Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Iman Arif, melalui Cronus Sports Management yang sempat memiliki saham sebesar 20 persen di klub berjuluk The Foxes tersebut. Saat itu mereka bermain di kasta kedua Liga Inggris, Championship.
Iman mengaku membeli Leicester, karena ingin membawa The Foxes bermain di Premier League dan juga sebagai wadah bagi bibit-bibit muda di Indonesia. Apalagi dirinya memiliki Indonesia Football Acedemy (IFA), dan saat itu IFA tidak punya wadah untuk kelanjutan pemain muda kami.
Sayangnya regulasi di Inggis yang hanya memperkenankan pemain yang berada di 75 rangking FIFA saja membuat kesulitan mengirim pemain asal Indonesia disana.
Maka di tahun 2011 Iman Arif menjual saham mereka kepada Vichai dan Aiyawatt Raksriaksorn dari Asian Football Investment (AFI). Melalui King Power International hingga saat ini masih memiliki 100 persen saham Leicester.
PROMO JUDI BOLA - Empat tahun sudah berlalu. Sekarang Leicester akhirnya keluar sebagai klub terbaik di Liga Inggris musim ini. Namun Imam tidak menyesal dengan keputusannya.
"Saya tidak menyesal menjual Leicester. Karena pengusaha asal Thailand itu punya komitmen yang kuat untuk membangun Leicester. Pengusaha asal Thailand itu juga menginginkan seluruh saham di Leicester dikuasai olehnya. Akhirnya kami menjual saham minoritas kami," Imam Arif dilansir liputan 6 beberapa waktu lalu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar